Minggu, 22 November 2009 Tentang Iluni FE | Menghubungi ILUNI FE | F.A.Q.
Pencarian :

 + Halaman Utama
 + Berita
 + Artikel
 + Agenda Kegiatan
 + Direktori Alumni
 + Profil Alumni
 + Dana Abadi
 + Makara Prima (new)
 + Kolom Angkatan
 + Bursa Kerja
 + Kontak Bisnis
 + Beasiswa
 + Forum Diskusi
 + Links
 + Buku Tamu
 + Galeri Foto
 + Download
 + Yang ter....
Bagaimana penilaian Anda tentang Sekretariat ILUNI FE yang baru di Salemba?
Biasa saja
Jelek
Bagus
 Lihat Hasil

Jumlah Pengunjung:
63.291

  Profil Alumni »

Junino Jahja
04 Juli 2005 18:01:48

Dipecat dari Mahasiswa

Sebuah cita-cita memang bisa kandas karena kondisi. Bukan keinginan sebenarnya bagi Nino muda untuk masuk Fakultas Ekonomi UI. Cita-citanya adalah menjadi insinyur elektro. Dengan harapan dapat masuk ITB, dia pun ikut SKALU (sekarang SPMB-Red.) yang tesnya dilakukan di Bandung. Atas saran keluarga dia ikut test IPA-IPS.

"Setelah saya lihat hasilnya nggak ada di IPA, saya udah lupakan itu, ya udahlah saya musti cari sekolah lain," kenangnya.

Nino kaget ketika uwak-abang dari bapaknya-menelpon,"selamat ya!"
"Selamat apa?" sahut Nino.
"Kamu diterima," jelas uwaknya.
"Enggak, enggak diterima," Nino mencoba meyakinkan.
"Ada nama kamu," terang uwaknya ngotot.

Ternyata dia diterima di IPS, di Fakultas Ekonomi UI, namanya ada di deret ketiga terakhir. "Saya pikir, ya udahlah saya ambil. Daripada nganggur," ujar Pak Nino.

Setahun berlalu, Nino merasa betah. Semakin cinta suasananya, akhirnya dia memutuskan untuk terus di Ekonomi UI.

Kuliah dijalaninya selama tujuh tahun. Termasuk lambat untuk ukuran masa itu. Karena menjadi aktivis mahasiswa salah satu pilihan hidupnya. Ditambah lagi pada 1982 Nino terpilih menjadi ketua senat. "Kebetulan pada zaman itu lagi ribut masalah NKK/BKK," kenangnya.


"Itu bagian dalam hidup saya yang paling berkesan, saya aktif di zaman politik yang begitu keras. Tentara nggak pakai gas air mata atau peluru karet, tapi peluru tajam. Pada zaman itu juga terjadi penyerbuan ke kampus," dia menuturkan.

Dipecat dari Mahasiswa

Akhir Juli 1982, api unggun masih menyala. Saat itu malam terakhir OSPEK mahasiswa baru Ekonomi UI. Nino muda dengan berdebar hati berjalan mendekat ke arah Pak Najib (Purek II UI waktu itu-Red.), yang kebetulan hadir di acara itu.

"Pak saya udah siap silakan di umumkan di depan mahasiwa" kata Nino pasrah.
"Oh nggak jadi Nin," terang Pak Najib.

"Karena dianggap melawan pemerintah saya dipecat dari mahasiswa oleh Pak Nugroho (alm)," jelas Pak Nino.
Sampai Pak Najib bilang,"Anda udah dipecat, Nin".
"Oh, iya saya terima," kata Nino.

Karena waktu itu sedang OSPEK untuk mahasiswa baru. Nino minta izin sampai selesai OSPEK.

Ternyata, ketika Pak Nugroho (alm) hendak menyampaikan berita itu pada Dekan Ekonomi UI (waktu itu dijabat Pak Junaidi Hadi Sumarto-Red.), yang bersangkutan sedang keluar kota. "Karena dibela beliau, saya tidak jadi dipecat," jelas Pak Nino.

"Sampai-sampai saya pernah ditahanan kota," dia menambahkan. "Masalah NKK/BKK, mahasiswa UI kan mogok, mereka beranggapan saya otaknya", jelas Pak Nino kemudian. Hingga teleponnya disadap, kemana pun dia pergi selalu diikuti.

Hampir tidak ada rasa penyesalan dan kegagalan baginya. "Cuma satu yang saya sesali sampai saat ini, waktu kita terus mogok, kita nggak berpikir bahwa daya tahan mahasiwa sampai di mana sih. Kita nggak perhitungkan sama temen-temen, lebih banyak emosi. Ternyata kita diintimidasi, ditakut-takuti oleh pimpinan universitas. Hingga satu per satu berguguran, balik kuliah lagi, dan terpecah-belah. Sejak tahun '80 sampai '98 kegiatan mahasiswa vakum ," dia bercerita.

Darah aktivis Junino Jahja yang menggumpal sekian tahun kemudian mencair pada 1998. Dia bersama teman-temannya di ILUNI UI ikut membantu gerakan mahasiswa 1998, menggulingkan Soeharto. (www.figurpublik.com)
Kembali ke arsip Profil Alumni
LOGIN ANGGOTA
Username : ?
Password :
   
Daftar | Lupa Password
AGENDA KEGIATAN
« November 2009 »
Mgg Snn Sls Rab Kms Jmt Sbt
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930     
GALERI FOTO
PROFIL ALUMNI
OBITUARI : Prof. Dr. Ir. Mohammad Sadli
Pada tahun-tahun pertama Orde Baru, Mohammad Sadli dipercaya menjadi menteri tenaga kerja pada Kabinet Pembangunan I. Lalu sebagai menteri pertambangan dalam Kabinet Pembangunan II. Setelah tidak ...
Selengkapnya »
ARTIKEL


Memahami Esensi Krisis Global
Memahami esensi krisis global Seperti nightmare, krisis keuangan membangunkan banyak pihak yang tertidur lelap di Wall Street. Mimpi buruk akan kebangkrutan menghantui banyak pelaku pasar yaitu keker... Selengkapnya »

  © 2004 ILUNI Fakultas Ekonomi. Powered by TRANSFORMATIKA